Fakultas Syariah dan Hukum

Aksy Gelar “Millenials Money Magnet”

Posted By: Admin Terakhir Diupdate: Kamis, 20-JUN-2019

Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN SGD Bandung terus menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga terkait, dalam rangka membekali mahasiswa agar memiliki pemahaman dan apresiasi keilmuan Akuntansi Syariah dan berpengetahuan yang memadai dalam menghadapi peluang dan tantangan Akuntan Syariah.

“Tidak lupa menyiapkan mahasiswa agar memiliki keterampilan dasar atas seluruh aspek yang berkaitan dengan Akuntansi Syariah,” ungkap Ketua Program Studi Akuntansi Syariah FSH UIN SGD, Dr Iwan Setiawan, S.Ag, M.Pd, M.E.Sy dalam kuliah umum “Millenials Money Magnet” kerjasama dengan BRI Syariah dan PT Smartfren Telecom, Tbk, Kamis (20/06/2019).

Kuliah umum dibuka oleh Wakil Dekan I FSH Dr HA Hasan Ridwan, M.Ag; menghadirkan narasumber Dedi Irawan (CSO PT Smartfren) dan Adi Santika, SE (BRI Syariah), dengan peserta sebanyak 300 dan ri kalangan mahasiswa dan dosen Prodi Akuntansi Syariah.  

Kuliah Umum ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman kerjasama antara FSH dengan PT Smarfren. Isi kerjasama, jelas Dr Iwan, menyangkut kegiatan dalam bentuk kuliah umum, sosialisasi program CIA (Campus In Ambassador) pada Prodi Akuntans Syariah, sebagai dasar pelaksanaan Tri Dharma PT dan tangung jawab social perusahaan (Corporate Social Responbility).

Menurut Dr Hasan Ridwan, semua kegiatan yang digelar setiap prodi memberi makna bagi masa depan mahasiswa, juga berdampak positif bagi lembaga. Ini sebagai pengejawantahan tugas kelembagaan dalam mencerdaskan mahasiswa baik segi pengetahuan, kemampuan, maupun sikapnya. “Dalam konteks milenial, harus didesain bagaimana mahasiswa berpengetahuan luas, berwawasan mandalam, dan memiliki nilai,” katanya.

Setiap kegiatan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi harus berdampak positif bagi mahasiswa, terutama untuk masa depannya. “Karenanya,  kita terus menggenjot kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk dengan PT Smartfren, agar semakin terbuka peluang pekerjaan bagi mereka,” jelas Dr Hasan Ridwan.[nanang sungkawa]

[]