Fakultas Syariah dan Hukum

Jadilah Pemimpin yang Sehat Lahir Batin!

Posted By: Admin Terakhir Diupdate: Kamis, 31-OKT-2019

Sebanyak 145 Maba HES Ikuti LKM Tahap I

Jika kegiatan Latihan Kepemimpinan Mahasiswa (LKM) dianggap penting, maka laksanakan kegiatan tersebut dengan sebaik-baiknya, agar para mahasiswa (baru) bisa memetik ilmu pengetahuan, wawasan, dan berbagai keterampilan yang berguna pada saat mereka menjadi pemimpin.

Demikian amanat Ketua Jurusan Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Syariah dan Hukum UIN SGD Bandung Dr Jaenudin, M.Ag, saat memberi sambutan pada acara LKM Mahasiswa baru HES, di Aula Perpustakaan UIN SGD, Rabu (30/10/2019).

LKM tahap I ini dibuka oleh Wakil Dekan III FSH, Dr H Aden Rosadi, M.Ag, dihadiri Sekretaris Jurusan HES Dr Hj Neni Nuraeni, M.Ag, para pengurus Senat Mahasiswa (SEMA), Dewan Mahasiswa (DEMA), dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) di lingkungan FSH.  

Menurut Dr Jay –panggilan akrab Jaenudin—setiap mahasiswa itu punya potensi dasar (piranti) kepemimpinan, maka panitia LKM harus pandai menggali piranti yang dimiliki masing-masing peserta LKM, agar minat, bakat, dan keterampilannya muncul (tidak terpendam).

Dr Jay juga mengingatkan bahwa hal penting dalam LKM itu adalah keteladanan, agar mereka menjadi contoh tauladan bagi temannya, keluarganya, dan masyarakatnya. “Jangan lupa, latih mereka tentang manajerial, agar bisa menjalankan roda kepemimpinan dengan baik. Yang paling penting mengedepankan akhlak mulia, agar menjadi pemimpin yang menyenangkan, terbuka, dan memiliki sifat-sifat baik lainnya,” katanya.

Wakil Dekan III Dr Aden menjelaskan, ada empat syarat untuk menjadi pemimpin sukses: Pertama, selalu memdoakan keselamatan bagi orang lain, dengan cara membiasakan salam “as-salaamu ‘alaikum wa rohmatulloh wa barokaatuh”. “Pemimpin seperti berarti sehat lahir dan batinnya,” tegas Dr Aden, seraya menjelaskan bahwa LKM kali ini bertepatan dengan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, suri tauladan kepemimpinan bagi umat seantero dunia.

Kedua, selalu membangun sinergitas, dengan cara bekerjasama dan sama-sama bekerja, dengan berbagai pihak. Maka, dengan LKM diharapkan menjadi ajang latihan bagaimana bekerjasama dengan  teman, bekerjasama dengan organisasi kemahasiswaan, bekerjsama dengan jurusan, dan seterusnya.

Ketiga, pemimpin yang sukses adalah pemimpin yang memiliki kepedulian sosial, peduli pada bawahannya, anggotanya, dan masyarakatnya; dan keempat, selalu berdoa memalui ibadah shalat, teruatama membiasakan shalat malam. “Kalau keempat syarat ini dipunyai, Insya Allah akan menjadi pemimpin yang sukses,” ujar Dr Aden.[nanang sungkawa]

[]