Berita Terbaru

Fakultas Syariah dan Hukum

Jangan Lupa Minta Kunci Pembuka Ilmu dari Orang Tua

Posted By: Admin Terakhir Diupdate: Selasa, 5-SEP-2017

KETUA Program Studi (Prodi) Hukum Tata Negara (HTN) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN SGD Bandung Chaerul Shaleh, M.Ag memberikan kesadaran kepada para orang  tua mahasiswa baru TA 2017/2018 untuk memberikan kunci pembuka ilmu bagi anak-anaknya selama kuliah di Jurusan HTN.  Ini penting, karena kunci kesuksesan (ilmu maupun rizki) ada pada orang tua.

“Untuk meraih ilmu maupun rizki, itu harus dibukakan kuncinya oleh orangtua,” tegas Chaerul saat memberikan sambutan dalam acara Silaturahmi Prodi HTN/FSH  dengan Orang Tua/Wali Mahasiswa Baru, di Aula FSH, Selasa (05/09/2017). Silaturahmi dihadiri  Wakil Dekan I FSH Dr HA Hasan Ridwan, M.Ag; Wakil Dekan II Dr Fauzan Ali Rasyid, M.Si; para  ketua jurusan di lingkungan FSH, dan 96 mahaisiswa berikut orangtuanya.

Selain bersilaturahmi, pertemuan ini bertujuan memberikan kesadaran kepada mahasiswa agar tidak lupa meminta kunci ilmu pada orang tua. “Mereka kuliah di HTN ini ingin jadi apa? Dan bagaimana cara monitoringnya? Agar mereka selesai kuliah tepat waktu dan bisa meraih kesuksesan,” harap Chaerul, didampingi sekretaris Ridwan Eko Prasetio, SH.I.,M.Ag.

Chaerul tidak mau para mahasiswanya berlama-lama di kampus, apalagi gagal dalam menyelesaikan studinya. Karenanya, pembinaan mahasiswa menjadi tanggung jawab bersama antara lembaga pendidikan (Prodi HTN/FSH) dengan para orang tua. “Jangan sampai mereka gagal kuliah atau membodohi orang tua, pura-pura selesai kuliah padahal terancam drop out (DO),” katanya.

Pada kesempatan yang sama Wakil Dekan I FSH Dr HA Hasan Ridwan, M.Ag menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya silaturahmi Prodi HTN dengan para orang tua mahasiswa baru. “Ini adalah langkah kreatif dan inovatif Prodi HTN, bahkan menjadi inisiator dan pelopor bagi prodi lain termasuk fakultas untuk melakukan hal yang sama,” katanya.

Melalui silaturahmi dan ta’aruf (perkenalan) ini, lanjut Dr Hasan, akan terbangun kemunikasi yang baik dalam rangka membantu mahasiswa dalam meraih cita-citanya. Karena kewenangan dan tanggung jawab  pendidikan itu tidak hanya tertumpu pada lembaga pendidikan, tetapi juga orang tua wajib melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya.

Terlebih soal moral, akhlak, dan prilaku anak-anak,  perlu mendapatkan pengawasan yang serius agar mereka terhindar dari gangguan-gangguan yang merugikan studinya. Ini sangat relevan dengan upaya pihak fakultas saat menghadirkan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk melakukan pembinaan dan pengawasan akan bahaya penyalahgunaan narkoba di lingkungan kampus.

“Ada kekhawatiran nasional pada generasi pelanjut, jangan sampai rusak moral dan akhlaknya akibat penyalahgunaan narkoba. Mudah-mudah di kampus kita, UIN Bandung, terhindar dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” pungkas Dr Hasan.[nanang sungkawa]

 

[]