Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)
Cari jawaban cepat untuk pertanyaanmu di sini! Punya pertanyaan seputar pendaftaran, kuliah, atau kehidupan di FSH?
📚 Tentang Prodi & Kuliah
Q: Apa bedanya 6 prodi di FSH?
Setiap prodi memiliki fokus yang berbeda:
- Hukum Keluarga (HK): Fokus pada fikih munakahat dan waris.
- Ilmu Hukum (IH): Fokus pada hukum positif (pidana/perdata) + perspektif Islam.
- Hukum Ekonomi Syariah (HES): Fokus pada regulasi dan ekonomi Islam.
- Hukum Tata Negara (HTN): Fokus pada konstitusi dan politik Islam.
- Hukum Pidana Islam (HPI): Fokus pada fikih jinayah dan KUHP.
- Perbandingan Mazhab (PMH): Fokus pada studi lintas mazhab fikih.
Q: Apakah lulusan FSH harus jadi kyai/ustadz?
TIDAK! Prospek karir lulusan FSH sangat luas, antara lain:
⚖️ Advokat, 👨⚖️ Hakim, 🏛️ Jaksa, 🏦 Banker Syariah, 💼 Legal Officer, 📊 Konsultan Hukum, 🎓 Dosen, hingga 🏢 PNS di berbagai kementerian.
Q: Apakah harus jago Bahasa Arab?
Tidak harus! Kampus menyediakan kelas matrikulasi (persiapan) untuk mahasiswa yang belum lancar. Banyak dosen yang mengajar dari tingkat dasar.
Q: Berapa lama durasi kuliah di FSH?
Rata-rata 4 tahun (8 semester). Anda bisa lulus lebih cepat dalam 3,5 tahun jika skripsi selesai lebih awal. Batas maksimal adalah 7 tahun.
Q: Apakah ada program luar negeri?
Ya! FSH memiliki kerjasama pertukaran pelajar dengan universitas di 🇲🇾 Malaysia, 🇧🇳 Brunei, 🇹🇭 Thailand, dan negara ASEAN lainnya.
🎓 Tentang Pendaftaran
Q: Berapa kali saya bisa mendaftar di jalur berbeda?
Tidak terbatas! Anda bisa mencoba semua jalur yang tersedia (SNBP, SNBT, SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, dan Mandiri). Semakin banyak jalur yang dicoba, semakin besar peluang diterima!
Q: Apakah lulusan 2024 atau 2025 masih bisa daftar?
Bisa! Kecuali jalur SNBP dan SPAN-PTKIN, semua jalur lainnya menerima lulusan 3 tahun terakhir (2024, 2025, dan 2026).
Q: Bagaimana jika tidak lulus SNBP/SNBT?
Jangan menyerah! Masih ada jalur UM-PTKIN dan Mandiri CBT yang memiliki kuota paling besar, serta jalur khusus Tahfidz atau Prestasi.
💰 Tentang Biaya & Beasiswa
Q: Berapa biaya kuliah di FSH?
FSH menggunakan sistem UKT (Tanpa Uang Gedung). Biaya mulai dari Rp 400.000 hingga Rp 4.900.000 per semester tergantung kemampuan ekonomi orang tua.
Q: Apakah hafal 30 Juz benar-benar gratis?
YA! 100% GRATIS! Melalui jalur Tahfidz, penghafal 30 juz akan mendapatkan pembebasan UKT penuh selama 4 tahun kuliah.
Q: Apa saja beasiswa yang tersedia?
Sangat banyak: KIP Kuliah, Beasiswa Tahfidz, Beasiswa Prestasi, Beasiswa Bank Indonesia (BI), Djarum, dan bantuan dari mitra lainnya.
🏠 Tentang Kehidupan Kampus
Q: Bagaimana dengan lokasi dan transportasi?
Kampus berada di Cibiru, sekitar 30 menit dari pusat kota. Area ini sangat lengkap dengan kost, warung makan, dan minimarket. Akses mudah menggunakan angkot atau ojek online.
Q: Apakah ada asrama mahasiswa?
UIN Bandung tidak mewajibkan asrama. Mayoritas mahasiswa tinggal di kost sekitar kampus dengan harga Rp 500rb - 800rb per bulan.
⚖️ Tentang Lulusan & Karir
Q: Apakah ijazah FSH bisa untuk jadi Advokat?
Bisa! Semua prodi di FSH mendapatkan gelar S.H. (Sarjana Hukum), sehingga lulusannya berhak mengikuti PKPA dan ujian advokat.
Q: Apakah lulusan FSH mudah dapat kerja?
Data menunjukkan lebih dari 80% lulusan FSH terserap di dunia kerja dalam waktu kurang dari 6 bulan setelah kelulusan.
