Workshop Metode Pembelajaran Daring Fakultas Syariah dan Hukum

Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan kegiatan Workshop Metode Pembelajaran Daring yang berlangsung di Aula FSH, Rabu (23/3/2022).

Dr. Cepi Riyana, M.Pd., (Direktur Direktorat Sistem dan Informasi UPI) menjadi narasumber yang dipandu oleh Wakil Dekan I Dr H Syahrul Anwar, MAg.

Dekan FSH, Prof Fauzan Ali Rasyid MSi menyampaikan kegiatan workshop ini digelar dalam rangka mengembangkan mutu pembelajaran di Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), kita ketahui secara bersama pandemi memperkenalkan dunia pendidikan kepada dua metode pembelajaran daring, yakni sinkron dan asinkron.

Metode pembelajaran sinkron memindahkan dari kuliah tatap muka ke kuliah tatap maya. Ketika bicara tentang perkuliahan daring, banyak sekali tantangan yang dihadapi baik dari mahasiswa maupun dosen pengajar. Berbeda dengan kuliah sinkron, saat kuliah tatap muka dosen dapat melihat jelas wajah dan gerak-gerik mahasiswa serta mengetahui seberapa jauh antusiasme mahasiswa selama pembelajaran saat kuliah tatap muka.

Prof Fauzan menegaskan workshop pembelajaran daring bertujuan membantu para dosen menyampaikan materi secara efisien. Karena para dosen tetap dituntut untuk menyampaikan materi dengan jelas meskipun pembelajaran dilakukan secara daring. Oleh karena itu, para dosen harus dibekali pengetahuan untuk membuat penyampaian materi yang tidak membosankan bagi mahasiswa.

“Pembelajaran daring atau hyrid kemungkinan akan tetap menjadi pilihan bahkan trend ke depan dlm sistem pembelajaran walaupun pandemi sudah berlalu. Oleh karena itu perlu di dalami aspek metodogi pembelajaran yg efektif dan efisien dengan mengugunakan teknologi,” tegasnya.

Dalam kerangka itu, workshop ini diadakan untuk mencari metode yang tepat dalam pembelajaran daring, sehingga ketercapaian pembelajaran dapat terpenuhi dengan baik, “Selain itu bagaimana pemanfaatan teknologi untuk peningkatan kecerdasan mahasiswa, sehingga hasil beberapa survey atau penelitian yang menyatakan bahwa sistem daring telah menurunkan kualitas pembelajaran atau lostlearning dapat terminimalisir bahkan keunggulan pembelajaran tetap terjaga,” pungkasnya.

Workshop pembelajaran daring tersebut dihadiri oleh Wakil Dekan I Dr H Syahrul Anwar, MAg., Wakil Dekan II Dr. H. Ateng Rohendi, M.Pd, Wakil Dekan III Dr. H. Aden Rosadi, M.Ag., CLA.

Related Posts